Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 20 Mei 2012

Kisahku dengan Adik Sepupu

Namaku Kate. Aku berusia 21 tahun pada tahun 2010 ini. Kulitku tidak termasuk putih untuk seorang cewek keturunan Chinese. Rambutku lurus dengan panjang sepunggung. Tinggi badanku 161 cm dengan proporsi tubuh yang tergolong langsing. Aku memakai bra yang berukuran 34 A. Kemaluanku ditumbuhi oleh sedikit rambut yang mempermanis penampilan kemaluanku itu. Aku sendiri kuliah di sebuah universitas swasta yang cukup terkenal di kawasan selatan Surabaya dengan mengambil jurusan Ekonomi Manajemen. Teman-temanku baik yang cewek maupun yang cowok menganggap aku sebagai seorang gadis yang menarik sebab sifatku yang cukup periang dan mudah bergaul dengan siapa saja selain karena aku sendiri memiliki paras yang cukup menarik pula walaupun aku sendiri tidak merasa demikian. Selain itu, cara berpakaianku...

Gairah bapak kost

Pagi itu kulihat Oom Pram sedang merapikan tanaman di kebun, dipangkasnya daun-daun yang mencuat tidak beraturan dengan gunting. Kutatap wajahnya dari balik kaca gelap jendela kamarku. Belum terlalu tua, umurnya kutaksir belum mencapai usia 50 tahun, tubuhnya masih kekar wajahnya segar dan cukup tampan. Rambut dan kumisnya beberapa sudah terselip uban. Hari itu memang aku masih tergeletak di kamar kostku. Sejak kemarin aku tidak kuliah karena terserang flu. Jendela kamarku yang berkaca gelap dan menghadap ke taman samping rumah membuatku merasa asri melihat hijau taman, apalagi di sana ada seorang laki-lai setengah baya yang sering kukagumi. Memang usiaku saat itu baru menginjak dua puluh satu tahun dan aku masih duduk di semester enam di fakultasku dan sudah punya pacar yang selalu rajin...

Kerja kelompok nikmat

"Ryan,hari ini kita kerja kelompok di rumahku,ya?"Rena datang ke arahku"Oke,deh,jam berapa?"Tanyaku disertai anggukan"Hmmm,jam 1,deh,kira - kira sampai jam 5"Jawabnya disertai senyuman manisAkupun mengangguk dengan senyum,Rena memang gadis paling cantik di kelasku,wajahnya manis,imut,dan cantik,tapi tubuhnya sangatlah indah,dengan payudara sedang,kulit putih,dan pantat berisi,banyak yang benar - benar jatuh cinta padanya,termasuk aku,ataupun orang yang hanya nafsu melihatnya dan menggodanya.Aku sungguh beruntung,Bu Selvi memilihkan kelompokku,aku dan Rena,banyak teman yang iri padaku.Setelah pulang sekolah,aku sempat beronani mengingat Rena,lalu aku naik ke mobilku yang dikendarai sopirku."Bang,nanti pulang jam 5,jangan jemput sebelum jam 5,ya?"Kataku pada sopirku"Oke,deh"Sampai di rumahnya,aku...

Pesta perawan - 1

Dengan langkah ragu-ragu aku mendekati ruang dosen di mana Pak Hr berada.“Winda…”, sebuah suara memanggil.“Hei Ratna!”.“Ngapain kau cari-cari dosen killer itu?”, Ratna itu bertanya heran.“Tau nih, aku mau minta ujian susulan, sudah dua kali aku minta diundur terus, kenapa ya?”.“Idih jahat banget!”.“Makanya, aku takut nanti di raport merah, mata kuliah dia kan penting!, tauk nih, bentar ya aku masuk dulu!”.“He-eh deh, sampai nanti!” Ratna berlalu.Dengan memberanikan diri aku mengetuk pintu.“Masuk…!”, Sebuah suara yang amat ditakutinya menyilakannya masuk.“Selamat siang pak!”.“Selamat siang, kamu siapa?”, tanyanya tanpa meninggalkan pekerjaan yang sedang dikerjakannya.“Saya Winda…!”.“Aku..? Oh, yang mau minta ujian lagi itu ya?”.“Iya benar pak.”“Saya tidak ada waktu, nanti hari Minggu saja kamu...

Pesta perawan - 2

Seperti tipikal orang Indonesia bagian daerah paling timur, cowok ini hitam tinggi besar dengan postur sedikit gemuk, janggut dan cambang yang tidak pernah dirapikan dengan rambut keritingnya yang dipelihara panjang ditambah dengan caranya memakai kemeja yang tidak pernah dikancingkan dengan benar sehingga memamerkan dadanya yang penuh bulu. Dengan asesoris kalung, gelang dan cincin emas, arloji rolex yang dihiasi berlian…, cukup menunjukkan bahwa dia ini orang yang memang punya duit. Namun, aku menjadi muak dengan penampilan seperti itu.Dino memang salah satu jawara di kampus, anak buahnya banyak dan dengan kekuatan uang serta gaya jawara seperti itu membuat dia menjadi salah satu momok yang paling menakutkan di lingkungan kampus. Dia itu mahasiswa lama, dan mungkin bahkan tidak pernah lulus,...

Sepupuku yang pendiam

Aku baru selesai mandi sore dan mulai membuka buku untuk dibaca. Tetapi kulihat seseorang memasuki halaman dan aku segera menguakkan korden agar lebih jelas siapa yang memasuki halaman itu. Aku kaget dan gembira, ternyata yang datang adalah Eva, saudara sepupuku yang kuliah di Surabaya, semester pertama, usianya sekitar 19 tahun.Hai, kamu sukanya bikin kejutan. Kenapa nggak bilang-bilang kalau mau datang? kataku basa-basi.Kalau bilang dulu mau nyediain apa..Setelah basa-basi kutawarkan mandi dulu agar hilang capeknya. Selesai mandi, ia membereskan kembali tasnya. Sepintas ia melihat dinding di sekeliling kamarku, yang penuh dengan gambar telanjang. Dia tersenyum dan berkomentar.Bagaimana kalau ada anak-anak yang masuk ke kamar ini, aku jawab bahwa kamar ini khusus untuk orang yang sudah dewasa.Kalau...

Kakak sepupuku - 1

Sebelum aku memulai menceritakan pengalaman pribadiku atau kisah hidupku untuk ketiga kalinya pada situs ini, aku ingin mengucapkan banyak terima kasih pada situs RumahSeks, karena telah menyediakan media untuk orang-orang seperti saya, dimana kami dapat bercerita lepas mengenai pengalaman seputar kehidupan sex kami masing-masing yang belum tentu kami berani mengungkapkan secara langsung pada setiap orang. Walaupun kadang aku membaca cerita-cerita di RumahSeks ada yang hanya bersifat karangan saja atau semacam cerita yang dibuat-buat saja. Sekedar informasi semua cerita yang aku tulis saling berhubungan walaupun hubungan itu hanya sedikit. Namanya juga pengalaman hidup.*****Waktu itu aku memang telah menjadi seorang remaja pria yang sangat gila dengan masalah-masalah sex dan perilakunya.Oh...

Kakak sepupuku - 2

Erna yang melihat gerakan dan desahanku langsung bangun lalu mengambil posisi disisi kananku yang kemudian menghisap pentil payudaraku serta gigitan kecil di sekitarnya sambil tangannya mulai ikut mengocok penisku.Ihh.. ahh.. uhhh.., hanya itu yang dapat keluar dari mulutku merasakan nikmat yang baru kali ini aku rasakan dengan gaya permainan Erna yang memang belum pernah aku lihat dan lakukan.Ouh.. sst.. aduh nikmat Er.., sambil merasakan terus sensasi kenikmatan yang dibuat oleh Erna.Tak lama kemudian Erna mulai menjilat dan menciumi seluruh tubuhku yang memang masih wangi oleh aroma sabun yang melekat pada tubuhku karena memang aku baru saja selesai mandi. Sejengkal demi sejengkal ia menjilati setiap bagian tubuhku tidak ada yang terlewatkan.Ahh.. Er.. ohh.. sstt.., seruku sambil tubuhku...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes