Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Mei 2013

15 Tips Untuk Para Penderita Insomnia

Insomnia atau masalah tidur bisa didefinisikan sebagai kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Tidak teraturnya jadwal tidur, seringnya bergadang, stress sering menjadi penyebab utama masalah ini. Kurangnya tidur tidak hanya mengakibatkan daya tahan tubuh menjadi berkurang, tetapi juga akan mengganggu konsentrasi, sehingga dapat berakibat fatal.

Berikut tips agar anda segera terhindar dari insomnia / susah tidur :

1. Hindari Cahaya Saat Tidur
Cahaya sangat mempengaruhi proses produksi dari hormon melatonin. Cahaya yang terang akan menghambat proses produksinya, dan tidak adanya cahaya akan mendorong proses produksinya.

Tips: Matikan TV, komputer, atau peralatan sumber cahaya lainnya satu jam sebelum tidur. Tutupi dengan kain gelap semua peralatan sumber cahaya yang tidak bisa dimatikan.

2. Hindari Untuk Terus Melihat Ke Arah Jam Anda
Bila Anda terus-terusan melirik ke arah jam saat larut malam, tidur Anda akan tersiksa. Anda akan terus menerus merasa khawatir dengan sisa waktu tidur sebelum hari sibuk Anda yang lain dimulai. Jika Anda salah satu dari orang tersebut, maka Anda harus menempatkan jam di dalam laci, bawah tempat tidur, atau putar ke arah yang bertentangan dengan jarak pandang Anda.

3. Gunakan Tempat Tidur Hanya Untuk Tidur & Seks
Para ahli mengatakan bahwa sebenarnya tempat tidur hanya boleh dipakai untuk kegiatan tidur ataupun seks. Jangan ada kegiatan mengecek buku saldo, berbicara di telepon, atau menonton TV. Segala sesuatu yang dilakukan di kamar tidur hanyalah istirahat dan rileks.

Tips: Atur suhu untuk mempernyaman tidur Anda, yaitu antara 68-72 derajat.

4. Hindari Kafein 9 Jam Sebelum Tidur
Kopi di pagi hari bagus untuk sebagian orang. Namun saat menjelang waktu tidur, Anda perlu menghindari untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein. Kurangi juga dalam mengonsumsi coklat, cola, teh ataupun kopi tanpa kafein sekalipun.

Tips: pain killers dan juga pil penurun badan juga mengandung kafein, jadi Anda juga harus menghindarinya.

5. Atur Jadwal Tidur
Aturlah agar jadwal pergi dan bangun tidur Anda sama di setiap harinya, termasuk juga akhir pekan. Rutinitas ini akan membuat tubuh dan otak Anda tetap pada siklus bangun dan pergi tidur yang sehat. Pada waktunya, Anda akan dapat jatuh tertidur dengan nyenyak sepanjang malam.

Tips: Dapatkan cahaya yang terang selama 5 sampai 30 menit segera mungkin setelah Anda bangun tidur. Cahaya adalah regulator terkuat untuk membangunkan Anda dari tidur.

6. Olahraga Teratur
Olahraga teratur telah terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur, selama Anda melakukannya tidak terlalu dekat dengan waktu tidur. Energo yang Anda dapatkan setelah olahraga dapat membuat Anda tetap terjaga. Beri jarak antara Anda selesai berolahraga dengan waktu tidur antara 3-4 jam.

Tips: olahraga atau latihan ringan seperti yoga, tai chi, dan latihan-latihan serupa boleh dilakukan sebelum tidur.

7. Menetralisir Suara
Tetesan keran, anjing menggonggong, suara kendaraan akan menghilangkan sebagian besar waktu tidur Anda.

Tips: Lawanlah suara tersebut dengan suara yang lebih teratur dan tenang, seperti suara fan, AC, atau suara menenangkan lainnya. Anda juga bisa menggunakan sumbat telinga (ear plugs) untuk mengatasinya

8. Jangan Merokok
Nikotin juga merupakan sebuah stimulan, sama halnya dengan kafein. Nikotin akan membuat Anda semakin terjaga dan dapat memperburuk insomnia.

Tips: Untuk mempermudah rencana berhenti merokok Anda, Anda akan tidur sedikit lebih baik jika Anda merokok lebih sedikit dari biasanya dan telah berhenti melakukannya selama paling tidak empat jam sebelum Anda pergi tidur.

9. Jauhkan Binatang Peliharaan Anda dari Tempat Tidur
Gerakan anjing dan kucing peliharaan Anda akan mencegah Anda mendapat tidur nyenyak seperti yang diinginkan. Mereka juga dapat membawa kutu, debu, bulu, dan pemicu alergi lainnya ke tempat tidur Anda.

Tips: Konsultasikan kepada dokter hewan ataupun kepada pelatih binatang, bagaimana cara membuat peliharaan Anda tetap senang dan mau tidur di tempatnya sendiri.

10. Relaksasikan Pikiran Anda Sebelum Tidur
Redakan emosi dan juga pikiran Anda sekitar satu jam sebelum tidur. Bacalah sesuatu yang ringan, mendengarkan musik, atau mandi air hangat untuk menenangkan pikiran Anda.

Tips: Ritual ini juga dapat dilakukan 10 menit sebelum tidur ketika waktu tidur Anda semakin sempit.

11. Gunakan Bantal Untuk Meringankan Nyeri Punggung
Nyeri punggung ringan mungkin tidak akan membangunkan tidur, tetapi akan sangat mengganggu tidur nyenyak Anda. Solusi yang mudah adalah dengan meletakkan sebuah bantal kecil di antara kedua kaki Anda saat tidur menyamping, gunanya untuk menyejajarkan pinggul dan mengurangi nyeri di bagian punggung.

Tips: Saat tidur telentang, letakkan bantal kecil di bawah kedua lutut Anda untuk mengurangi nyeri punggung saat malam hari.

12. Tempatkan Leher di Posisi yang Netral
Jika Anda bangun tidur dengan leher kaku, salahkan bantal Anda. Terkadang Anda menggunakan bantal yang terlalu tebal atau yang terlalu tipis. Bantal Anda harus berukuran tepat untuk mendukung leher Anda dalam posisi netral. Untuk tidur menyamping, hidung Anda harus sejajar denganpusattubuh Anda. Hindari tidur dengan posisi telungkup, karena justru akan melilitkan leher Anda.

13. Bersihkan Tempat Tidur Secara Teratur
Alergi yang dapat menyebabkan bersin-bersin, pilek, ataupun gatal-gatal dapat menyebabkan tidur Anda terganggu, dan hal itu mungkin dikarenakan tempat tidur Anda yang seiring dengan waktu akan dipenuhi dengan debu, kutu dan segala macam penyebab alergi lainnya. Bersihkanlah tempat tidur Anda dalam jangka waktu tertentu secara teratur.

14. Segera Konsultasi ke Dokter
Ketika tingkat keparahan insomnia Anda masih tergolong rendah, maka Anda masih bisa mengatasinya dengan tips-tips tersebut. Tetapi jika selama sebulan insomnia Anda masih saja tidak kunjung sembuh, sudah saatnya untuk memeriksakan diri Anda dan mengetahui apa yang terjadi pada tubuh Anda. Insomnia bisa jadi hanyalah sebuah gejala terhadap suatu penyakit yang lebih serius. Insomnia yang kronik perlu adanya evaluasi dari dokter setempat.

15. Gunakan Obat Tidur Sesuai Resep Dokter
Anda mungkin akan tergoda untuk menggunakan obat tidur ketika rasa kantuk Anda belum juga datang di tengah malam, tapi hati-hatilah dalam menggunakannya. Obat tidur dapat membuat Anda kecanduan dan memiliki efek samping yang mengganggu. Idealnya, obat tidur digunakan dalam jangka waktu yang pendek, bukan untuk menjadi gaya hidup sehari-hari.
 
 

Sabtu, 02 Maret 2013

Cara mengatasi Perut Buncit

Perut buncit jadi momok, namun kerap tak bisa dihindari seraya usia bertambah. Gangguan kesehatan serta penampilan jadi alasannya. Adakah cara mengatasinya?

Tak hanya pria, wanita juga banyak yang mengalami hal ini. Bahkan, mereka mengeluhkan perut yang terasa penuh dan tidak percaya diri saat memakai baju ketat. Sebagian besar penyebab perut kembung ini disebabkan oleh faktor diet dan gaya hidup.

 
Coba ingat kembali berapa jumlah asupan karbohidrat yang dimakan setiap hari dan cermati juga pola gaya hidup kita.  Berikut adalah beberapa tips untuk menghilangkan perut kembung yang menjengkelkan, semoga bermanfaat :)

1. Perbanyak Minum Air Putih
Jika perut kembung disebabkan oleh retensi air, Anda bisa mengatasinya dengan minum lebih banyak. Tingkatkan asupan air antara 6-8 gelas sehari. Banyak minum air putih bisa mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang dikeluarkan dari sistem tubuh.

Minum lebih banyak air juga membuat ginjal berfungsi secara efektif, membersihkan tubuh dari produk limbah. Jangan mengganti air putih dengan minuman diet karena banyak mengandung sorbitol, yaitu pemanis alami yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut kembung.

2. Makan Perlahan
Hindari makan cepat, karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya setengah liter udara dapat terjebak dalam usus dan kemudian gas akan terbentuk dalam usus sehingga menyebabkan perut kembung. Usahakan duduk saat makan.

Menurut Profesor Robert Allen, British Federation of Gastroenterologists, makanan yang tidak dikunyah menjadi potongan-potongan kecil akan sulit dicerna dan dimetabolisme oleh bakteri sehingga menghasilkan gas berlebih yang menyebabkan kembung.

Hindari mengunyah permen karet dan merokok karena udara berlebih juga ditelan dengan cara ini. Menurut Digestive Disorders Foundation, kembung juga dapat disebabkan konsumsi makanan kaya berlemak yang memperlama pengosongan lambung.

3. Kurangi Asupan Garam
Terlalu banyak garam dalam pola makan akan menambah ekstra sodium dalam cairan tubuh sehingga menghambat mekanisme pengeluaran air dari sel-sel tubuh. Akibatnya sel-sel gemuk dengan air, menyebabkan perut terasa kenyang dan buncit. Kebanyakan orang dewasa hanya membutuhkan 1.600 mg sodium per hari – setara dengan sekitar 4 gr garam atau kurang dari satu sendok teh.

Cobalah rempah-rempah yang berbeda dalam makanan Anda, sebagai gantinya. Hindari daging olahan, keripik dan makanan takeaway. Jika Anda merasa sulit untuk mengurangi asupan garam, sebaiknya Anda konsumsi banyak makanan kaya kalium, seperti pisang dan alpukat, untuk membantu mengimbangi retensi air yang disebabkan oleh asupan natrium berlebihan.

4. Pilihlah Serat yang Tepat
Perbanyak asupan serat larut dari buah-buahan kaya serat seperti apel, pir, atau buah-buahan yang memiliki kandungan air tinggi. Serat ini dibutuhkan untuk menyerap air dalam usus agar bisa membantu mencegah kontraksi pada perut.

Sebaiknya hindari kacang-kacangan. Menurut Roy Pounder, Profesor Kedokteran di London Royal Free Hospital, kacang-kacangan tidak diserap dalam usus besar, tetapi dipecah oleh bakteri alami yang justru menghasilkan angin.

5. Hindari Sembelit
Perut buncit bisa disebabkan oleh sembelit atau sulit buang air besar. Untuk merangsang isi perut, Anda bisa meningkatkan asupan serat dengan makan buah dan sayuran. Lakukan secara bertahap untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.

6. Olahraga Ringan
Olahraga ringan juga dapat mengurangi stres yang dapat mengganggu keseimbangan usus yang sehat dan sistem pencernaan. Cobalah berolahraga secara teratur, seperti berjalan kaki, berlari, atau bersepeda.
 
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes