Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juni 2013

7 Fakta Tentang Bercinta Saat Hamil

Pada saat sedang hamil, tubuh seorang wanita mengalami banyak perubahan. Harapan bagi seorang wanita yang sedang mengandung adalah agar dirinya dan calon buah hatinya selalu sehat sehingga wanita yang sedang hamil tidak terlalu memperhatikan urusan ranjang.
Namun, untuk beberapa orang wanita melakukan hubungan seks pada saat sedang hamil justru membuat mereka semakin penasaran dan tertantang. Bagi Anda yang mungkin baru pertama kali mengandung, mungkin Anda mempertanyakan keamanan melakukan hubungan seks pada saat sedang hamil. Penasaran?simak beberapa fakta di bawah ini.
  • Apakah seorang wanita bisa berhubungan seks saat hamil?
Kebanyakan wanita mempertanyakan hal ini. Pada dasarnya, gairah seksual seorang wanita memang akan menurun pada saat sedang hamil. Namun, seorang wanita tetap ini melakukan hubungan seks dengan suaminya. Namun sebaiknya terlebih dahulu, periksakanlah diri Anda kepada dokter kandungan yang merawat Anda untuk mengetahui kondisi Anda serta calon buah hati yang berada dalam rahim Anda.
  • Apakah seorang wanita hamil dapat mencoba posisi bercinta yang lain?
Seorang wanita yang sedang hamil tidak disarankan untuk melakukan modifikasi terhadap posisi seksnya pada saat sedang bercinta karena perut yang membuncit.
Pada saat sedang bercinta, tidak disarankan bagi Anda untuk melakukan posisi misionaris karena dikhawatirkan, kondisi calon buah hati Anda akan terganggu dengan adanya tekanan pada rahim Anda.
  • Kenyamanan bercinta saat hamil
Hubungan seks dapat meningkatkan tekanan darah dan hal tersebut tentulah sangat mengganggu sang wanita. Oleh karena itu, sebagian besar wanita merasakan tidak nyaman untuk berhubungan seks ketika sedang hamil.
Yang lebih buruk, rasa nyeri di perut saat sedang bercinta dialami oleh beberapa wanita. Oleh karena itu, mintalah kepada suami Anda untuk pelan-pelan saja jika Anda tetap ingin mencoba bercinta saat hamil.
  • Adalah normal jika wanita malas bercinta saat hamil
Pada saat sedang hamil, seorang wanita akan merasa malas untuk melakukan hubungan seks karena adanya perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuhnya.
Untuk tetap menjaga keharmonisan Anda bersama suami, ada berbagai hal yang dapat Anda lakukan selain berhubungan seks, contohnya mandi bersama ataupun menikmati waktu berdua Anda bersamanya.
  • Melakukan seks oral saat sedang hamil
Untuk wanita yang sedang hamil dan ingin melakukan hubungan seks, seks orang bisa menjadi alternative jika ternyata seks lewat vagina lebih beresiko.
Namun, Anda harus menghindari seks anal karena infeksi yang berasal dari dubur bisa menular ke vagina.
  • Apakah calon buah hati Anda akan tersakiti saat sedang bercinta?
Leher rahim seorang wanita atau serviks, dilindungi oleh membrane yang tebal sehingga dapat mencegah infeksi. Oleh karena itu, bercinta pada saat hamil tidak akan menyakiti janin yang berada dalam rahim seorang wanita.
Kalaupun janin bergerak saat ibunya mencapai orgasme, hal tersebut terjadi karena jantung Anda berdetak dengan lebih cepat.
  • Apakah keguguran dapat terjadi karena bercinta pada saat hamil?
Keguguran tidak ada hubungannya dengan melakukan hubungan seks karena keguguran terjadi karena ketidaknormalan pada kromosom. Oleh karena itu, Anda tidak akan keguguran jika bercinta pada saat sedang hamil.
Namun, untuk mengetahui resiko bercinta pada saat sedang hamil, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter kandungan karena kondisi tiap wanita berbeda.

http://kesehatan.segiempat.com/seks/7-fakta-tentang-bercinta-saat-hamil/

Rabu, 15 Mei 2013

7 Hal Yang sering ditanyakan tentang Payudara Wanita



Ada banyak pertanyaan seputar payudara yang belum terjawab, dan jika pun ada, jawaban tersebut belum memuaskan kita.
Dalam sebuah survei mengenai citra tubuh oleh majalah Glamour yang melibatkan 16.000 pembaca, hampir 70 persennya mengatakan puas dengan ukuran maupun bentuk payudaranya. Menurut Elisabeth Squires, penulis buku Boobs: A Guide to Your Girls, wanita memang sejak lama mengeluhkan payudaranya. Padahal, saat ini gambaran mengenai payudara yang terpampang di berbagai iklan, film, atau pun foto di majalah, adalah hasil olahan teknologi. Dari situ kita bisa melihat seperti apa payudara yang palsu, dan sah-sah saja memiliki bentuk dan ukuran yang unik.
Laporan lain menyebutkan, prosedur breast augmentation mengalami penurunan dalam sebanyak 12 persen sepanjang tahun 2007-2008.

Kemungkinannya ada dua: wanita terkena imbas krisis keuangan global, atau kesadaran akan penampilan tubuh yang lebih alami.
Nah, seperti apa masalah-masalah yang sering kita alami pada payudara? Anda bisa menemukan jawabannya dari para dokter, ahli bra, dan fashion guru di sini.

Bisakah latihan seperti push-up membuat payudara lebih besar dan kencang? Olahraga tidak akan mengubah bentuk payudara, yang tidak berisi otot. Satu-satunya hal yang membuat payudara menjadi lebih besar adalah breast implants, pertambahan berat badan, dan kehamilan. Namun latihan dapat membangun otot dada di bawah payudara. Lacey Stone, personal trainer yang berbasis di New York City, menyarankan push-up atau melakukan chest flies (berbaring di lantai dengan beban di kedua tangan, tangan terentang di samping kiri-kanan sedikit di bawah bahu, siku sedikit menekuk, lalu beban diangkat bersamaan ke arah dada). Lakukan latihan ini sebanyak 12 kali dalam tiga set setiap minggu. Anda dapat melihat perkembangannya dalam tiga minggu.

Adakah yang bisa dilakukan untuk mencegah payudara turun? Seberapa turun payudara Anda, sebenarnya dipengaruhi oleh gen. Namun Anda dapat memperlambat prosesnya dengan menghindari diet yo-yo (berat naik-turun dengan cepat). Hal ini dapat meregangkan jaringan ikatan sendi pada payudara, sistem penyokong alami payudara, demikian menurut Katharine O’Connell, M.D., dokter ahli kandungan dan asisten profesor klinis di Columbia University di New York City. Para ahli setuju, mengenakan bra yang pas -terutama saat berolahraga- dapat membantu mencegah payudara turun, menstabilkan payudara, dan mengurangi robeknya ligamen atau jaringan ikat sendi tadi. Pastikan bra terpasang pas di sekeliling tubuh, karena 90 persen dukungan bra adalah dari ikatan di bawah cup, bukan dari talinya, kata Susan Nethero, chief fit stylist untuk butik Intimacy. “Wanita menyamakan longgar dengan nyaman," paparnya, "padahal bra yang longgar tidak bisa menyokong payudara dengan baik.”

Mengapa payudara menjadi lebih besar dan sakit menjelang datang bulan? Salahkan hormon Anda, kata Rebecca Booth, M.D., ginekolog di Louisville, Kentucky, dan penulis The Venus Week: Discover the Powerful Secret of Your Cycle…at Any Age. Pertama, progesteron yang meningkat dapat menyebabkan air tertahan, yang membuat payudara membengkak. Sedangkan estrogen bekerja menyiapkan tubuh untuk kehamilan dan memberikan sinyal kelenjar susu untuk mengembang, yang menyebabkan sakit. Untuk mengatasi rasa sakit, Anda bisa menghindari gula, kafein, dan apa pun yang tinggi kadar sodiumnya. Ketiga bahan inilah yang menyebabkan retensi cairan, dan mengakibatkan payudara lebih montok dan perut kembung.

Mengapa payudara bisa berbeda ukurannya antara kanan dan kiri? Tidak semua wanita memiliki payudara yang simetris. Banyak wanita bahkan payudara kanan dan kirinya berbeda ukuran hingga 2 nomer, dan hal ini masih dianggap normal. Penggunaan gel bra atau padding dapat memperbaiki penampilan Anda. Dan, menurut Dr. Booth, ukuran yang berbeda ini bersifat permanen meskipun Anda hamil atau menyusui. Yang perlu diwaspadai adalah jika salah satu payudara tiba-tiba berubah menjadi lebih besar. Hal ini bisa menjadi tanda adanya tumor, meskipun sangat jarang terjadi. Jika Anda melihat perubahan semacam itu, sebaiknya konsultasikan pada dokter.
Apakah semua wanita merasakan puting payudara sebagai titik sensitif? Ternyata tidak, meskipun banyak pula wanita yang putingnya begitu sensitif sehingga mereka bisa mencapai orgasme hanya dengan disentuh payudaranya. "Mereka ini sangat beruntung!" tegas Hilda Hutcherson, ginekolog dari New York City yang juga kontributor majalah Glamour. Sementara itu, tidak semua wanita bisa terangsang saat payudaranya distimulasi. Jika ini yang terjadi, "Temukan sumber kesenangan Anda sendiri," kata Hutcherson.

Mengapa tumbuh rambut di puting payudara? Kelihatannya memang mengganggu, namun menurut jajak pendapat yang dilakukan Glamour.com, 22 persen pembaca mengatakan mereka mengalami rambut yang tumbuh di puting payudaranya. Bila tidak berkenan, Anda bisa mencabut rambut yang hanya sehelai-dua helai ini dengan pinset. Untuk mengurangi rasa sakit, cabut setelah Anda mandi air hangat. Saat itu pori-pori Anda terbuka lebar, sehingga rambut lebih mudah dicabut.

Apakah mempunyai bayi akan mempengaruhi bentuk payudara? Yang pasti, payudara mungkin akan bertambah besar. Pasca melahirkan, banyak wanita justru dilaporkan menginginkan ukuran payudaranya sebelum hamil. “Tidak ada alasan biologis bagi payudara untuk mengkerut atau tetap kecil setelah menyusui, tetapi jaringan payudara mungkin akan bergeser sehingga terlihat lebih kecil," ujar Dr. O’Connell. “Menurut saya, itu tidak ada harganya dibandingkan dengan memiliki anak dan menyusuinya."


kompas.com

Senin, 13 Mei 2013

6 Kesalahan Medis Yang Menjadi Kebiasaan Orang Indonesia

1. Masuk angin harus dikerok

FAKTA :
Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT


FAKTA :
Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.

3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI



FAKTA :
Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.

4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK



FAKTA :
Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.

5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI



FAKTA :
Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.


6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM



FAKTA :
Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.
Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

Sumber : http://adsmu.blogspot.com/2010/09/6-kesalahan-secara-medis-yang-menjadi.html#a

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes